MOU IPB - KABUPATEN BANYUASIN Print
Monday, 20 February 2017 07:11

Penandatanganan MoU dan MoA antara IPB dengan Pemerintah Kabupaten Banyuasin

Jumat, 17 Februari 2017 bertempat di Ruang Sidang Rektor, Gedung Andi Hakim Nasoetion Lantai 2, Kampus IPB Dramaga, IPB menerima kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Kunjungan tersebut dalam rangka penandatanganan naskah kesepahaman (MoU) dan kesepakatan kerjasama (MoA) antara IPB dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Penandatanganan MoU yang merupakan payung kerjasama keduanya pada bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dilakukan oleh Wakil Bupati Banyuasin yang jg sebagai Plt. Bupati Banyuasin Ir. S. A. Supriono, MM dan Rektor IPB Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc.

Pada kesempatan tersebut, ditandatangani juga kesepakatan kerjasama (MoA) antara Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin Ir. Zulkifli Idris, MTP dan Kepala LPPM IPB Dr. Ir. Prastowo, M.Eng dalam bidang pengembangan agroforestry, desa-desa konservasi, peternakan, serta tata kelola pupuk bersubsidi dan hasil pertanian.

Dalam sambutannya, Rektor IPB menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin atas terealisasinya kerjama ini. IPB merupakan kampus inovasi yang selama 9 tahun menjadi kampus penyumbang inovasi paling prospektif terbesar di Indonesia. Diharapkan dengan kerjasama antara IPB dengan mitra strategis dapat mengantarkan inovasi tersebut menjadi bermanfaat langsung bagi masyarakat. Beberapa pengembangan kerjasama yang bisa dilakukakn antara lain penerapan benih padi IPB 3S, pengembangan guru-guru sekolah, pengiriman siswa-siswi terbaik untuk kuliah di IPB dengan pemberian beasiswa, serta program Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) yang sebelumnya sudah pernah dijalan di Kabupaten Banyuasin.

 

Plt Bupati Banyuasin juga menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan yang baik oleh IPB untuk rencana kerjasama ini. Kabupaten Banyuasin secara terbuka bekerjasama dengan IPB untuk segala bidang pertanian dalam arti luas, termasuk pada penerapan inovasi IPB dan pengembangan pangan. Beberapa permasalahan pertanian di Kabupaten Banyuasin adalah mengenai pembukaan lahan. Lahan di Kabupaten Banyuasin yang terbagi menjadi lahan area pemukiman, lahan penyangga dan lahan hijau, kondisinya mulai terancam dengan adanya pembukaan lahan dan alih fungsi lahan diberbagai wilayah. Hal ini dikarenakan tidak adanya data yang akurat tentang keberadaan lahan di Kabupaten Banyuasin. Plt Bupati Banyuasin juga mengatakan harapannya agar keterlibatan IPB dalam pengembangan pertanian di Kabupaten Banyuasin salah satunya dapat mendekatkan teknologi dan inovasi ke petani dan masyarakat, serta merubah mind set yang selama ini tertanam pada petani Banyuasin terhadap konsep pertanian arti luas.

Hadir juga pada acara tersebut turut mendampingi Plt Bupati Banyuasin adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Ir. Yos Karimudin, M.Si, Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan Ir. H. Babul Ibrahim, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir. Hj. Anna Suzanna, M.Si, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Ir. Ria Apriani, M.Si, Kepala Bidang Ekonomi dan Sumberdaya Alam Bappeda dan Litbang Abdul Munif, ST, M. Si. Pemkab Banyuasin juga disambut oleh pimpinan IPB mendampingi Rektor IPB antara lain Sekretaris Institut Dr. Ir. Ibnul Qayim, Dekan Fakultas Matematika dan IPA Dr. Ir. Sri Nurdiati, M.Sc, Dekan Fakultas Pertanian Dr. Ir. Agus Purwito, M.Sc.Agr, Wakil Dekan Fakultas Kehutanan Dr. Ir. Naresworo Nugroho, M.Si, Wakil Kepala LPPM Prof. Dr. Ir. Agik Suprayogi, M.Sc.Agr, dan Kepala Pusat Pengembangan Sumberdaya Manuasi (P2SDM) Dr. Ir. Puji Muljono, M.Si.